Kualitas Pendidikan Kurang Merata, Masih Layakkah UN untuk Dilaksanakan??
Ujian Nasional merupakan tolak ukur untuk mengetahui sejauh mana kemampuan setiap anak didiknya. Dimana dalam pelaksanaannya siswa harus mengikuti uji kompetensi untuk menentukan lulus atau tidak lulusnya siswa. Serta merupakan standar peningkatan pendidikan yang ada di Indonesia.
Akan tetapi mengingat masih kurangnya pemerataan pendidikan yang terjadi di berbagai daerah misalnya di daerah Indonesia bagian Timur yaitu Papua yang letaknya sangat jauh dengan pusat pendidikan yaitu Jakarta. Apakah Ujian Nasional masih layak untuk dilaksanakan?. Sungguh miris ketika melihat berita di televisi yang menyiarkan salah seorang siswa PAPUA yang sudah duduk di bangku kelas 6 namun masih belum lancar dalam hal membaca. Bandingkan dengan siswa-siswi yang berada perkotaan yang sudah mahir dalam membaca, hal ini terlihat seringnya mereka membawa alat komunikasi yang digunakan entah untuk ber-sms atau bertelepon yang mengindikasikan bahwa mereka sudah mampu membaca. Selain itu juga Ujian Nasional menjadikan suatu ketakutan tersendiri bagi siswa. Hal ini dikarenakan pemikiran mereka bahwa UN menjadi satu-satunya syarat mutlak untuk lulus sekolah.
UN tidak hanya menjadi menjadi momok bagi siswa, akan tetapi orang tua pun sering kali cemas dan khawatir dengan UN. Mereka sering menggunakan berbagai cara agar anak mereka dapat lolos UN dan mendapat nilai yang terbaik, diantaranya yaitu dengan mengikutkan berbagai les atau kursus untuk persiapan menghadapi UN. Akan tetapi hal ini seringkali membuat anak-anak menjadi tertekan dan akhirnya persiapan mental yang akan digunakan dalam mengikuti Ujian Nasional berkurang. Kurangnya persiapan juga membuat mereka melakukan hal-hal curang yaitu membeli kunci jawaban yang telah beredar di masyarakat.
Apabila situasi yang dihadapi sudah demikian, muncul lagi pertanyaan yang masih sama, yaitu masihkah UN untuk tetap dilaksanakan? Mengingat pelaksanaan Ujian Nasional juga membutuhkan anggaran yang jumlahnya tentu tidak sedikit. Lebih baik anggaran UN yang memakan anggaran yang lumayan banyak digunakan untuk memperbaiki mutu dan kualitas pendidikan yang ada di Indonesia ini.